Bersyukur Atas Berkat Tuhan

(Mazmur 67:1-8).

Latar belakang Nats : Mazmur ini merupakan Nyanyian syukur Pemazmur atas segala berkat Allah yang diberikan kepada bangsa Israel. Pemazmur merasakan doa-doanya telah dikabulkan Allah. Bagaimana kita dapat menciptakan nyanyian syukur bagi Allah dari hati kita?. Untuk dapat membuat Nyanyian Syukur bagi Allah, maka yang pertama, kita harus terlebih dahulu tahu:

  1. Mengapa kita Bersyukur?.

  1. Kita Bersyukur karena Allah telah Mengasihani kita, V1a.

Kiranya Allah mengasihani kita”.

Pemazmur menyanyikan nyanyian syukur karena dia merasakan Allah mengasihani dia. Berkat utama dan terbesar bagi kita orang percaya adalah Kasih Allah, Pengampunan dosa dan Keselamatan didalam Yesus Kristus. Ada orang-orang Kristen yang datang ke gereja, tetapi tidak pernah bersyukur oleh karena mereka tidak mengerti arti keselamatan didalam Yesus Kristus. Hanya orang-orang yang menyadari dan mengerti arti keselamatan dalam Yesus Kristuslah yang dapat menyanyikan nyanyian syukur bagi Allah. Tanpa menyadari arti keselamatan yang kita miliki dalam Yesus Kristus, maka kita tidak akan bisa bersyukur. Orang-orang diluar Kristus, bagaimanapun dia bersyukur, syukurnya akan terhenti ketika ia karena dosanya harus mengalami kebinasaan kekal.

  1. Kita bersyukur karena Allah telah Memberkati kita, V1b dan 7

Kiranya Ia memberkati kita”. “Berkat” : Bukan hanya Pemberian secara materi saja. Tetapi tentang Tindakan dan Kasih Allah yang masuk dalam hidup seseorang. Dan ditengah kehadiran Allah itulah Allah memelihara orang percaya. Pemazmur bersyukur oleh karena dia merasakan Allah hadir dan memelihara umat-Nya. V7: “Tanah telah memberi hasilnya, Allah, Allah kita, memberkati kita.”

Kita bersyukur karena Tuhan telah hadir dan memberkati kita, bahkan FT: Berkat-Nya selalu baru tiap hari (Rat. 3:23). Dia telah memelihara kita dengan mencukupkan kebutuhan hidup kita sehari-hari, bahkan berkelimpahan, kita bisa menikmati makan minum, tidak sampai kekurangan sampai hari ini.

  1. Kita bersyukur karena Allah telah Menyertai dan Memperhatikan kita, V1c.

Kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. Tuhan menerangi jalan hidup orang percaya. (bnd Bilangan 6: ) “Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu…”. Saat kita berbicara dengan seseorang dan dia menghadapkan wajahnya pada kita, itu berarti dia menaruh perhatian atau berkenan pada kita. Tuhan menyinari kita dengan wajah-Nya, Dia menghadapkan wajah-Nya pada kita. Ini berarti Tuhan berkenan pada kita, Perhatian-Nya tertuju pada kita.

Ketika keselamatan dalam Yesus Kristus itu kita miliki, kita menjadi anak-Nya, dan Dia adalah Bapa kita, maka wajah Tuhan itu menghadap kita, Perhatian Tuhan itu tertuju pada kita. Dan jika kita yakin Tuhan adalah Bapa kita, tidak mungkin Tuhan tidak bertindak menolong kita ketika kita punya masalah. Kalaupun Dia tidak bertindak, itu karena Dia tau kapan Dia harus bertindak dan bagaimana Dia harus bertindak. Ini adalah kedaulatan Allah. Saat kita mengerti dan menyadari betapa Perhatian Tuhan tertuju pada kita, maka alasan apa yang tidak bisa membuat kita untuk bersyukur?.

B. Apa Gunanya kita Bersyukur?. V3-5.

Melalui syukur kita atas berkat-berkat Allah dalam hidup kita, kita ingin agar mereka yang tidak mengenal jalan Allah, yaitu jalan menuju ke sorga, mereka dapat mengenal jalan keselamatan itu, mereka dapat bersyukur dan merekapun dapat bersorak-sorai memuliakan Allah.

Penutup : Allah telah Mengasihani kita, Allah telah Memelihara kita, Allah telah Menyertai dan Memperhatikan kita. Karena inilah kita semua dapat menyanyikan Nyanyian Syukur bagi Allah dari hati kita. Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib. Mz. 9:1-2. Amin.

(Ev. Lydia Henny Mulyono )

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *