Hasil Pembenaran

HASIL PEMBENARAN (ROMA 5:1-11)

Alkitab mencatat bahwa pada waktu manusia jatuh dalam dosa, manusia diusir dari taman eden. Kita perlu tahu bahwa akibat dari dosa itu sendiri adalah

  1. Manusia putus hubungan dengan Tuhan.

  2. Manusia akan sengsara dalam hidup ini (susah mencari makan, peperangan dimana-mana, dstnya).

  3. Manusia akan menerima murka Tuhan yaitu maut, yang ujungnya neraka.

Dari Sejarah Alkitab, dapat diambil kesimpulan:

  • Tidak ada manusia yang bisa membuat surga tertarik, kecuali Allah sendiri yang tertarik untuk ditemui.

  • Manusia tidak akan pernah bisa membenarkan dirinya sendiri baik dulu, sekarang dan sampai selamanya.

Kalau manusia tidak bisa membenarkan dirinya sendiri, maka satu-satunya jalan agar manusia menjadi benar adalah jika manusia dibenarkan. Dijadikan benar.

Pada saat kita dibenarkan, maka hasil pembenaran itu adalah bukan sekedar jaminan masuk surga tetapi merupakan sumber berkat yang bersifat kekal. Ketika kita dibenarkan, maka itu berarti:

1. Pendamaian dengan Allah.

Ayat 1-2, memberikan gambaran kalau dulu ada perseteruan antara manusia dengan Allah, maka sekarang perseteruan itu berakhir, perang antara manusia dengan Allah sudah berakhir. Yang ada adalah damai sejahtera. Damai sejahtera dengan Allah itu berarti Allah tidak lagi menyimpan dosa-dosa kita di masa lalu. Dan di masa depan kita akan memperoleh kemuliaan tinggal bersama dengan Allah.

2. Penyertaan Tuhan selamanya ay 3-5.

Pembenaran tidak meniadakan pencobaan-pencobaan hidup. Justru membuat kita menderita penganiayaan karena berusaha taat kepada Firman Tuhan. Namun tidak ada kesengsaraan yang bisa memisahkan kita dari Tuhan. Justru pencobaan membuat kita lebih dekat kepada Tuhan dan menjadi serupa dengan Tuhan-mengubah karakter kita menjadi serupa dengan karakter Allah.
Di dalam Kesengsaraan kita akan belajar ketekunan, setelah beberapa waktu maka kita terbukti tahan uji dan akhirnya kita bermegah/bersukacita dalam pengharapan.
Kesengsaraan membentuk watak, bergantung pada kasih karunia Allah. Roh kudus tercurah untuk memberi kekuatan kepada anak-anak Allah menghadapi pencobaan.

3. Penyelamatan untuk selamanya. Ayat 6-11.

Kita selamat karena Kristus telah membenarkan kita. Pembenaran itu berarti bahwa kita diselamatkan dari murka Allah untuk selamanya. Jika Allah menyelamatkan kita waktu masih seteruNya, tentu juga Allah akan tetap menyelamatkan kita setelah menjadi anak-anak Allah.

(Ev. Yoseph Kandano)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *