Tanpa Tuhan, Sia-Sia

Tanpa Tuhan, Sia-Sia

Pdt. Anggung Istianto

 

Mazmur 127:1

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

 

Sia-sialah artinya, tidak ada berguna, tidak bermanfaat, tidak ada harganya atau tidak ada hasilnya. Maka jelas tidak ada satu orangpun yang ingin apa yang dikerjakan, diupayakan akan sia-sia. Mazmur 127: 1-2 memberitahu pembacanya, kalau membangun rumah (rumah tangga), menjaga keamanan kota, atau lingkungan serta bekerja keras untuk membangun usaha punya kemungkinan akan sia-sia.

 

Tentu bagian ini tidak bermaksud melemahkan semangat manusia yang mau berjuang. Tapi pemazmur ingin mengingatkan manusia, kalau manusia itu punya keterbatasan. Ada bagian yang tidak dapat dikira. Ada kuasa dan kemungkinan lain yang menjadikan upaya manusia menjadi sia-sia. Olehnya, manusia memerlukan satu kekuatan, yakni Tuhan yang dapat mengatasi kuasa dan kemungkinan lain itu.

 

Jangan pernah semata mendasarkan pada pengalaman, kekuatan, kepintaran, dan kekayaan kita untuk melandaskan rencana-rancana kita. Hari ini, Tuhan mau kita melibatkan Tuhan.

 

Mempercayakan semua hal kepada Tuhan akan menghindarkan kita dari kesia-siaan

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *