Meninggikan dan Merendahkan Diri

Meninggikan dan Merendahkan Diri
Ev. Hendra Fongaja

Matius 23:12
“Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

Ayat Firman Tuhan di atas sekali lagi mengajarkan kita sebuah paradoks ( sesuatu yang tampak bertentangan, namun tidak bertentangan).Yesus berkata: barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan. Barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. Perkataan ini merupakan sebuah prinsip sekaligus teguran kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli taurat.

Tuhan menegur mereka karena mereka adalah orang-orang yang munafik. Karena status mereka yang tinggi dalam agama Yahudi, lantas mereka acapkali menjadi angkuh dan suka pamer. Mereka suka berdoa dijalan, suka dihormati, suka mendapat tempat terhormat, suka menerima pujian, dsb. Sikap demikian lantas ditegur oleh Yesus.

Orang-orang yang meninggikan diri malah akan direndahkan. Sebaliknya jika kita merendahkan diri kita, maka sikap tersebut malah dipandang mulia dimata Tuhan. Teladanilah Yesus yang terlebih dahulu merendahkan diri untuk melayani kita, dan kini, IA sangat dimuliakan.

“Kita akan mendapat ketika kita melepaskan”.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *