PELAYANAN KURSI JEMAAT

15
Jan

PELAYANAN KURSI JEMAAT
Ev. Lydia H. Mulyono

Satu hari terjadi percakapan antara seorang hamba Tuhan dan Ibu A.
Hamba Tuhan : Ibu, mau pelayanan sebagai penyambut tamu?.
Ibu A: ah, cukup jadi jemaat saja pak pendeta.
Hamba Tuhan : Oh begitu ya bu, berarti ibu hanya mau ambil pelayanan kursi jemaat saja ya?
Ibu A: Hah???!! Pelayanan kursi jemaat? emang ada?

Menurut saudara, adakah pelayanan kursi jemaat seperti yang hamba Tuhan tadi tawarkan? Apa itu Pelayanan kursi jemaat?. Seperti ada di pikiran ibu tadi, cukup datang, duduk, dengar, lalu pulang. Baik kalau ia mendengar.

Firman Tuhan berkata: Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: (Roma 12:6).

Dari ayat ini, kita mengerti bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk melayani sesuai karunia yang Tuhan berikan dan tidak ada orang yang berhak untuk membatasi karunia itu.

Dalam dunia ini, kita sering mendengar orang mengeluh: susahnya cari kerjaan, herannya gereja yang selalu buka lowongan pekerjaan, yang upahnya tidak bisa dikonversikan dengan mata uang dunia manapun, banyak yang menolak.

Menurut saudara, perlukah gereja kita menciptakan pelayanan kursi jemaat ini?. Kalau menurut saudara tidak perlu, mari kita berlomba-lomba mencari pelayanan yang lain, sesuai dengan karunia yang Tuhan berikan kepada kita. Mari kita belajar meningkatkan pelayanan, jangan berpuas hanya dengan pelayanan kursi jemaat saja.
“Jangan membatasi pelayanan jika Yesus Kristus Tuhan kita sudah seutuhnya berkorban untuk kehidupan kekal yang kita terima secara cuma-cuma”