Melayani Karena Anugerah

31
Jan

Melayani Karena Anugerah
Pdt. Em. Kukuh Sudarmanto

“Oleh kemurahan Allah, kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.” 2 Korintus 4:1

Alkitab Menyaksikan bahwa hidup Paulus adalah hidup oleh anugerah Allah. Paulus sadar sebagai orang yang berdosa yang tidak layak di hadapan Allah, karena dikasihi Allah.

Dia seorang penganiaya, pembunuh, penghujat, ganas. Paulus mengakui bahwa diantara orang berdosa dirinyalah yang paling berdosa. Itulah masa lalu Paulus yang penuh kegelapan dan telah diselamatkan Tuhan oleh anugrah-Nya, bahkan sekarang telah diberikan kemurahan untuk melayani Kristus.

Apa arti melayani karena anugerah?

Melayani bukan karena pintar, hebat, banyak talenta, karunia namun oleh karena anugerah Allah sebab kita tidak layak untuk melayani.

Melayani merupakan kesempatan yang datang dari pihak Allah, bukan manusia.Walaupun kita mempunyai banyak talenta namun kalau Tuhan tidak memberi kesempatan maka kita tidak bisa melayani.

Bagaimanakah melayani karena anugerah Allah?

  1. Melayani dengan rendah hati.
    Paulus berkata: dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan ( Kisah Rasul 20:19). Paulus sadar siapa dirinya hanya oleh anugerah Allah dia bisa melayani.
  2. Tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan (II Korintus 6:1).
    Pelayanan yang begitu berharga dan mulia harus diterima dengan ucapan syukur. Oleh sebab itu Paulus taat melaksanakan pelayanan yang dipercayakan kepadanya. Paulus tidak menunda dan menyia-nyiakan kesempatan.
    Dalam Yohanes 9:4 Tuhan Yesus mengingatkan untuk bekerjalah selama masih siang, selama masih ada kesempatan biarlah kita melayani Tuhan. Waktu terbatas, waktu berlalu, waktu bisa hilang lenyap. Dengan roh yang menyala-nyala biarlah kita melayani Tuhan.
  3. Melayani dengan kekuatan demi Allah.
    Paulus berkata: Bahwa kekuatan yang melimpah- limpah itu berasal dari Allah bukan dari diri kami (II korintus 4:7)

Begitu banyak tugas dan tantangan serta penderitaan yang dihadapi Paulus, namun dia tegar dan tidak mundur sebab ada kekuatan dari Allah yang memampukannya.