Tak Kenal maka Binasa

22
Sep

Tak Kenal maka Binasa

Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu – Hosea 4:6

Kita sering mendengar istilah “Tak Kenal maka Tak Sayang”. Beberapa pihak memiliki pandangannya sendiri akan makna kalimat tersebut. Namun pada intinya istilah ini menunjukkan betapa pentingnya suatu pengenalan di dalam sebuah relasi sosial.

Kitab Hosea juga membahas betapa pentingnya sebuah pengenalan dalam relasi dengan Tuhan. Allah dan Bangsa Israel memiliki relasi yang khusus. Tidak seperti bangsa lain, Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Bangsa ini dipakai Tuhan untuk menunjukkan kemuliaan Tuhan kepada dunia ini. Melalui Bangsa Israel seharusnya bangsa lain dapat mengenal Allah yang sejati, Allah yang hidup. Tuhan memberikan tugas yang besar bagi bangsa ini.

Relasi Allah dan Bangsa Israel ini sudah terikat di dalam sebuah perjanjian. Hidup Bangsa Israel sangat bergantung pada Allah. oleh sebab itu sudah sepatutnya Bangsa Israel memperhatikan dengan sungguh relasi mereka dengan Tuhan dengan cara menumbuhkan pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan bukan suatu hal yang sederhana. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain: 1) mereka harusnya mengerti akan pribadi Allah, sifat-sifat Allah. 2) Apa saja perintah dan larangan-Nya. 3) Bagaimana hidup berkenan di hadapan Tuhan dan tidak mempermalukan nama-Nya. Di saat Israel tidak memperhatikan hal ini ataupun lalai dalam melakukannya, maka akan mendatangkan murka Allah.

Inilah yang terjadi, Israel menolak pengenalan akan Allah, melupakan pengajaran-Nya. Dan hal ini dilakukan turun-temurun di dalam generasi mereka. Tidak ada pertobatan yang terjadi. Oleh sebab itu Allah mendatangkan hukuman bagi bangsa ini. Tuhan mmakai bangsa lain untuk menyerang, menghancurkan kota mereka dan membunuh serta menawan orang-orang Israel. Israel betul-betul binasa akibat tidak mengenal Allah dengan sungguh.

Ini menjadi peringatan bagi setiap kita sebagai umat Allah. Mari kita melihat apakah kita terus menumbuhkan pengenalan kita akan Allah? Ataukah kita terlalu sibuk oleh segala keinginan atau kenikmatan duniawi. Banyak orang menghabiskan waktu mengejar tujuan pribadinya di dunia ini tanpa sedikitpun memberikan waktu untuk membangun relasi dengan Tuhan. Sehingga hidup mereka tidak dituntun oleh tujuan yang benar dari Allah. Kita harus waspada. Orang yang tidak mengenal kebenaran sejati di dalam dunia ini, maka hidupnya menuju kepada kehancuran.

Oleh sebab itu kita harus belajar berkomitmen, dengan sengaja mengatur waktu khusus bersama Tuhan. Kita memperdalam pengenalan akan Tuhan melalui firman Tuhan, doa dan pengalaman bersama-Nya. Semakin kita mengenal Tuhan, maka kita semakin dapat menikmati kasih Tuhan yang besar dalam hidup kita. Meskipun banyaknya persoalan dalam hidup kita, namun kita tetap dapat menjalani hari dengan sukacita karena kita ingat akan janji-janji Tuhan bagi orang yang senantiasa mengandalkan Dia. Hidup kerohanian seperti inilah senantiasa menyukakan hati Tuhan. Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran. – Hosea 6:6