SMALL, BUT POWERFUL

28
Jun

SMALL, BUT POWERFUL

“Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar” – Yakobus 3:5

Lidah adalah salah satu organ tubuh yang paling sering digunakan dan disebut dalam Alkitab (Ams.10:19; 18:21; Mat.12:37; Yak.1:19; 3:1-12). Lidah sangat berpengaruh besar dalam hidup kita, dapat membahagiakan (bila digunakan untuk memberkati, mengungkapkan sukacita, menghalau kesedihan, mengenyah keputusasaan) dan membahayakan hidup kita (bila digunakan untuk menyumpahi, melukai hati, menghancurkan reputasi, menciptakan pertikaian, membuat keluarga dan bangsa berperang). Karena itu, hati-hati gunakan lidah kita.

Mengapa kita harus hati-hati menggunakan lidah kita?

  1. Lidah dapat mendatangkan kesalahan (ay.1-2). Kita cenderung menghakimi atau mengkritik orang dengan salah : waktu yang salah, cara yang salah dan motivasi yang salah. Kita cenderung menghakimi dan mengkritik dengan tidak adil, artinya : “kalau orang lain melakukan sesuatu, maka kita menyalahkan orang itu, tetapi kalau kita sendiri melakukan hal yang sama, maka kita membenarkan hal itu.”
  2. Lidah biarpun kecil, namun mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita (ay.3-5a; Ams.18:21—hidup dan mati dikuasai oleh lidah), seperti halnya kekang pada mulut kuda dan kemudi pada kapal.
  3. Lidah itu seperti api (ay.5b-6) dalam hal: 1) panas, 2) berbahaya dan bersifat merusak atau menghancurkan, 3) menyebar dengan cepat.
  4. Lidah itu tidak mudah dikendalikan (ay.7-8) — gosip, menjelek-jelekkan orang lain, kata-kata kasar dan humor yang menyinggung perasaan orang lain, semuanya berasal dari lidah yang sulit dikendalikan.
  5. Lidah sering digunakan secara tidak konsisten (ay.9-12), misalnya: memuliakan Tuhan dan mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah.

Cara mengendalikan lidah: minta pertolongan Tuhan untuk membersihkan hati dan pikiran kita dari kemarahan dan kepahitan serta mengisinya dengan kasih dan iman percaya kepada Tuhan serta perenungan firman Tuhan yang rajin dan tekun serta teratur (Maz.141:3; 1:2) dan mari berpikir (THINK = True, Honorable, Inspiring, Necessary, Kind) sebelum berbicara dan ingatlah !!! Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah (Yak.1:19), perkataan kita punya pengaruh yang baik dan buruk, tergantung bagaimana kita menggunakannya (Ams.18:21; 13:3) dan kita harus konsisten dalam menggunakan lidah dan gunakan untuk membangun (Ef.4:29).
“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya akan memakan buahnya” – Amsal 18:21